Tingkat keseragaman bobot badan ayam broiler dikatakan normal atau baik (standar) apabila mencapai ≥ 85%. Bobot badan ayam yang tidak merata atau tidak seragam saat panen dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti: Untuk mencegah hal tersebut terjadi pada periode pemeliharaan ayam broiler, lakukan langkah antisipasi berikut ini: Untuk tujuan ini, peternak melacak berat ayam pedaging selama berhari-hari saat mereka mendapatkan bobot hidup untuk menyesuaikan pola makan ayam pada waktunya. Dengan demikian, Anda akan tahu pasti apakah makanan tersebut tinggi kalori, apakah burung tersebut memiliki nutrisi yang cukup, bagaimana berat remah ayam berubah per bulan. 3. Rata-rata Umur Ayam saat Panen (A/U) Umur = Jumlah ayam panen (ekor) x Umur pelihara Total ayam terpanen (ekor) 4. Deplesi populasi (D) karena Kematian/Mortality (M) atau afkir D = Jumlah ayam mati + afkir x 100% Populasi awal D = Populasi awal –jumlah ayam panen x 100% Populasi awal 5. Nilai Produksi/Indeks Performa (IP) IP = (100-D) X Kelompok lll : ayam dengan supplementasi vitalong C 100 mg/ekor/hari AYAM YANG DIGUNAKAN Ayam yang digunakan adalah ayam muda sebanyak 9 ekor dimana ayam tersebut dikelompokkan menjadi kelompok I (3 ekor), kelompok ll (3 ekor) dan kelompok lll (3 ekor). Ayam diberi pakan yang sama dengan kandungan protein (CP 17%, ME 2750 Ayam Broiler Ayam broiler adalah ayam pedaging yang memiliki nilai ekonomis, jenis berhasil mencapai bobot 160-170 gram per ayam sebagai standar. Umur 14 hari, 2. Saat ayam potong broiler masih berada di umur 2 minggu pertama, suhu disekitarnya perlu diperhatikan agar terasa diberikan kehangatan indukan. Biasanya alat yang digunakan bernama gasolec. Pada umur 0-3 hari, suhu yang dibutuhkan ayam broiler sekitar 32-35°C yang disesuaikan dengan kehangatan indukan di masa awal. lHVd.

berat ayam broiler umur 10 hari